"JEB & Partners"

Advokat & Konsultan Hukum

Indonesia Sorga Narkoba.

Freddy Budiman Produksi Sabu di Lapas Cipinang.

Freddy Budiman Produksi Sabu di Lapas Cipinang.

Laporan Wartawan Tribun Danang SetiajiTRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Setiap narapidana, memang dituntut bisa mengasah keahlian selama mendekam di balik jeruji besi, agar menjadi bekal hidup ketika menghidu udara bebas.

Namun, keahlian yang diasah gembong narkoba yang menjadi terpidana mati Freddy Budiman selama di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang, tampaknya tak patut dicontoh.

Pasalnya, selain mengendalikan peredaran narkoba dari balik jeruji besi, pemilik 1,4 juta pil ekstasi itu diketahui bisa memproduksi sabu-sabu dari dalam lapas tersebut.

Anggita Sari, model majalah pria dewasa yang mempunyai kedekatan dengan Freddy, mengakui Freddy sering membuat sabu selama berada di dalam Lapas Cipinang.

“Pabrik, saya enggak pernah dengar. Cuma saya akui kalau telpon-telponan sama mas Freddy malam hari, aku tanya lagi apa mas, dia bilang lagi kerja,” kata Anggita, Rabu (07/08/2013).

“Aku tanya ngapain sih, kan aku orangnya cemburuan. Dia kirim foto lewat BBM, semacam alat pembuat (sabu). Yang dikirim gambarnya, semacam jeriken besar, ada cairannya. Aku bilang gambar apa, enggak ngerti gitu-gituan. Dia bilang, ya itu aku buat sabu bentar. Cuma enggak bilang di sana sampai ada pabriknya. Aku enggak tahu sampai ada pabrik (narkoba),” tambahnya.

Anggita mengakui, Freddy tak berani terlalu terbuka mengenai bisnis haramnya tersebut. Sebab, ia mengenal baik keluarga Freddy, sehingga membuat Freddy segan bercerita hal seperti itu kepadanya.

Ketika akan bertemu dirinya, Freddy pun tahu kalau ia tak suka jika Freddy memakai sabu didepannya. Sehingga ketika Anggita akan menjenguk, ada orang kepercayaan Freddy di LP Cipinang yang memberitahu agar tak menkonsumsi sabu dulu.

Kali pertama terungkapnya berbagai barang yang diduga prekursor atau bahan pembuat narkoba jenis sabu saat penggerebekan, Selasa (6/8/2013) malam.

Penggerebekan itu sendiri, langsung dipimpin oleh Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin dan Direktur Narkoba Brigjen Pol Arman Depari. Tak pelak, temuan itu semakin menampar wajah lembaga pemasyarakatan tersebut.

16 Agustus 2013 - Posted by | Berita Kasus Narkoba, Hukum & Kriminal | ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: