"JEB & Partners"

Advokat & Konsultan Hukum

Percakapan Akil Mochtar Soal Pembagian Suap.

Percakapan Akil Mochtar Soal Pembagian Suap
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) non aktif Akil Mochtar pernah mendorong seorang wartawan karena geram dengan pertanyaannya saat akan diperiksa di gedung KPK, Jakarta (3/10). Saat itu Akil akan diperiksa mengenai suap yang diterimanya selama menjabat di MK. Tempo/ Dhemas Reviyanto

TEMPO.COJakarta – Akil Mochtar ternyata medit. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini ogah membagi duit suap yang diterimanya dari Hambit Bintih, bupati inkamben Gunung Mas, Kalimantan Tengah, yang perkaranya ditangani dia tangani.

.
Akil, 53 tahun, dua kali menolak permintaan Chairun Nisa, politikus Partai Golkar, yang jadi perantaranya dengan Hambit. Penolakan ini terekam dalam percakapan pesan pendek antara Akil dan Nisa, 55 tahun. Baik Akil dan Nisa membenarkan isi SMS itu ketika diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi pada saat yang berbeda. Berikut percakapan SMS tersebut:

24 September 2013

Nisa: Pak akil, sy mau minta bantu nih..untk (untuk) gunung mas. Tp (tapi) untuk incumbent yg (yang) menang
Akil:   Ya pokoknya siapkan 3 ton deh emasnya ya, itu paling kurang
Nisa:   Ya..ok..ntar aku bawa truk untk ngangkutnya ya..he..he..
Akil:   3 M (Rp 3 miliar) maksudnya
Nisa:   Ya akan sy (saya) sampekan (sampaikan).tp bagi dua ya. He..he..
Akil:   Itu kurang, kl (kalau) satu-satu ya 9 M (Rp 9 miliar)

26 September 2013

Nisa:  ok deh bsk (besok) sy (saya) coba bicara dg (dengan) beliau (Hambit). Tp (tapi) pak akil kasih aku fee ya…ongkos bawa nya…
Akil:  Emangnya belanja? , gawat nih, minta sama dia (Hambit) donk (dong) kan dia minta tolong sama ibu, dan dia ngomong sendiri ke aku lewat ibu aja katanya
Nisa:  He..he.. becanda kok pak..

Farid Hasbi, penasihat hukum Chairun Nisa, mengakui kebenaran percakapan tersebut. Namun, dia melanjutkan, kliennya hanya bercanda. “Untuk mencairkan suasana,” ujar Farid.

Sedangkan Adardam Achyar, penasihat hukum Akil, tak mau membenarkan atau menyangkal rangkaian sms tersebut. “Biarkan proses hukum yang berjalan,” katanya. (Baca juga:Ngotot Minta Duit, Akil Nge-PING)

Terpopuler:

Berita Terkait:

20 Januari 2014 - Posted by | Berita Kaus Suap, Berita Nasional, Berita Pilkada, Kasus Korupsi Nasional, Kasus Suap Nasional | , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: